Senin, 06 November 2017

Manusia yang Baik

 Manusia mempunyai genetik yang beragam sehingga tiap manusia mempunyai sifat yang berbeda-beda pula, ada yang bersifat baik dan juga ada yang bersifat buruk. Manusia yang baik sering melakukan kebaikan bagi orang lain sedangkan yang jahat sering melakukan kejahatan pada orang lain, namun pada dasarnya, setiap manusia terlahir dengan memiliki insting yang baik. Dapat dikatakan, apabila mereka berbuat jahat maka mereka sedang melawan insting mereka sendiri.

         Jumlah populasi manusia terus meningkan sehingga semakin banyak orang yang ada di sekeliling kita serta berinteraksi dengan kita. Lingkungan sekitar sangat berpengaruh pada sifat seseorang dan setiap manusia memiliki pengalaman serta berkembang dengan lingkungan yang berbeda. Biasanya, jika lingkungannya baik maka individu tersebut akan tumbuh dan berkembang dengan baik dan sebaliknya, jika lingkungannya buruk maka individu tersebut akan berkembang sesuai asumsi yang diterimanya, Namun hal tersebut dapat ditentang dengan cara menyikapi dan cara berpikir seseorang.

                Manusia yang baik merupakan manusia yang memiliki akal pikiran dan perilaku yang baik serta bermanfaat bagi orang lain dan bukan hanya mementingkan dirinya sendiri. Sangat banyak faktor yang bisa dijelaskan agar seseorang dikatakan manusia yang baik diantaranya orang yang menjalankan ibadahnya dengan bersungguh-sungguh, selalu berfikiran positif terhadap segala sesuatu yang dijalani, dapat mengendalikan emosinya, suka bersedekah dan bersilaturahmi, suka menolong serta meminta maaf bila mempunyai kesalahan, senang berinteraksi dengan orang lain, dan lainnya. Orang yang baik hati akan menjadi pribadi yang rendah hati dan penyayang, serta akan disenangi oleh lingkungan sekitar. 

                  Kesimpulannya manusia yang baik itu ada, namun memiliki tingkatan. Mulai dari baik saja, baik banget, sampai baik kalau ada maunya aja:)

Share:
Diberdayakan oleh Blogger.