Manusia
mempunyai genetik yang beragam sehingga tiap manusia mempunyai sifat yang
berbeda-beda pula, ada yang bersifat baik dan juga ada yang bersifat buruk.
Manusia yang baik sering melakukan kebaikan bagi orang lain sedangkan yang
jahat sering melakukan kejahatan pada orang lain, namun pada dasarnya, setiap
manusia terlahir dengan memiliki insting yang baik. Dapat dikatakan, apabila
mereka berbuat jahat maka mereka sedang melawan insting mereka sendiri.
Jumlah
populasi manusia terus meningkan sehingga semakin banyak orang yang ada di
sekeliling kita serta berinteraksi dengan kita. Lingkungan sekitar sangat
berpengaruh pada sifat seseorang dan setiap manusia memiliki pengalaman serta berkembang
dengan lingkungan yang berbeda. Biasanya, jika lingkungannya baik maka individu
tersebut akan tumbuh dan berkembang dengan baik dan sebaliknya, jika
lingkungannya buruk maka individu tersebut akan berkembang sesuai asumsi yang
diterimanya, Namun hal tersebut dapat ditentang dengan cara menyikapi dan cara
berpikir seseorang.
Manusia
yang baik merupakan manusia yang memiliki akal pikiran dan perilaku yang baik
serta bermanfaat bagi orang lain dan bukan hanya mementingkan dirinya sendiri.
Sangat banyak faktor yang bisa dijelaskan agar seseorang dikatakan manusia yang
baik diantaranya orang yang menjalankan ibadahnya dengan bersungguh-sungguh,
selalu berfikiran positif terhadap segala sesuatu yang dijalani, dapat
mengendalikan emosinya, suka bersedekah dan bersilaturahmi, suka menolong serta
meminta maaf bila mempunyai kesalahan, senang berinteraksi dengan orang lain,
dan lainnya. Orang yang baik hati akan menjadi pribadi yang rendah hati dan
penyayang, serta akan disenangi oleh lingkungan sekitar.
Kesimpulannya
manusia yang baik itu ada, namun memiliki tingkatan. Mulai dari baik saja, baik
banget, sampai baik kalau ada maunya aja:)




