Aspek Produksi
dan Teknologi
Analisis
teknik atau operasional dan teknologi menelaah mengenai segi pembangunan proyek dan segi
implementasi operasional bisnis apakah secara
teknis dapat dilaksanakan, demikian juga dengan
aspek teknologi yang digunakan. Dalam
menjalakan suatu kegiatan usaha, pemilihan dalam strategi produksi dan
teknologi haruslah tepat, agar barang dan jasa yang akan diproduksi dapat
memenuhi kebutuhan konsumen, dan teknologi yang digunakan dapat menunjang
strategi produksi tersebut. Aspek teknis produksi mencakup unsur-unsur lokasi, tata letak, kapasitas
produksi, proses produksi,dan penggunaan
teknologi.
1.
Lokasi
Perusahaan
Lokasi perusahaan/pabrik merupakan tempat kedudukan
dimana pabrik berada. Letak geografis suatu pabrik mempunyai pengaruh yang
besar terhadap sistem produksi yang ekonomis. Ini karena banyak faktor-faktor
yang mempengaruhi tata letak mesin dan fasilitas pabrik. Lokasi pabrik yang
baik dengan sendirinya akan menyumbang banyak dalam usaha-usaha meminimumkan biaya.
Lokasi pabrik yang baik akan menghasilkan biaya transport, biaya produksi, dan
biaya distribusi barang jadi yang relatif kecil.
Faktor
Utama dalam Pemilihan Lokasi Pabrik
Yang dimaksud dengan faktor utama dalam kontek ini adalah faktor-faktor yang pasti diperlukan oleh semua jenis industri. Adapun yang termasuk dalam faktor utama adalah:
Yang dimaksud dengan faktor utama dalam kontek ini adalah faktor-faktor yang pasti diperlukan oleh semua jenis industri. Adapun yang termasuk dalam faktor utama adalah:
a.
Kedekatan
dengan Lokasi Sumber Bahan Baku
b.
Kedekatan
dengan Lokasi Pasar Produk Perusahaan
c.
Ketersediaan
Fasilitas Transportasi
d.
Ketersediaan
Tenaga Kerja
e.
Ketersediaan
Pembangkit Tenaga
2. Tata
Letak ( Layout )
Layout merupakan suatu proses dalam penentuan
bentuk dan penempatan fsilitas yang dapat menentukan efisiensi
produksi/operasi. Layout dirancang berkenaan dengan produk, proses, sumber daya
manusia, dan lokasi sehingga dapat tercapai efisiensi/operasi. Dengan adanya Layout
akan di peroleh berbagai keuntungan antara lain sebagai berikut :
a. Memberikan ruang gerak yang memadai untuk
beraktifitas dan pemeliharaan
b. Pemakaian ruang yang efisien
c. Mengurangi biaya produksi maupun investasi
d. Aliran material menjadi lancar
e. Pengangkutan material dan barang menjadi
rendah
f. Kebutahan persediaan yang rendah
g. Memberikan kenyamanan, kesehatan dan keselamatan
kerja yang lebih baik
3. Kapasitas
Produksi
Kapasitas didefinisikan sebagai suatu kemampuan pembatas dari unit produksi
untuk berproduksi dalam waktu tertentu. Kapasitas dapat dilihat dari sisi
masukan (input) atau keluaran (output). Rencana kapasitas produksi dalam SKB
aspek teknis tergantung beberapa pilihan sistem, antara lain:
a.
Skala
ekonomi. Kapasitas yang dipilih adalah yang memiliki biaya per unit yang paling
rendah. Kelemahannya, waktu pengembalian modal berjangka panjang sehingga
produk menjadi kurang fleksibel untuk disesuaikan.
b.
Focused
facilities. Yaitu penyediaan produk yang lebih disesuaikan dengan kebutuhan.
4. Proses
Produksi
Aktivitas produksi hendaknya direncanakan dengan baik agar jumlah produksi
yang dihasilkan tidak terlalu banyak atau sedikit. Faktor yang memengaruhi
rencana jumlah produksi yang biasanya dijadikan pembatas jumlah yang akan
dihasilkan adalah:
a.
Permintaan
b.
Kapasitas
pabrik
c.
Suplai
bahan baku
d.
Modal
kerja
e.
Peraturan
pemerintah dan ketentuan teknis lainnya
5. Bahan Baku dan Bahan Penolong
Studi mengenai bahan baku dan bahan penolong adalah penting untuk
mengetahui apakah gagasan yang dipilih layak dari ketersediaan bahan-bahan
tersebut. Kebutuhan bahan tidak terlepas dari kebutuhan produksi, dan penilaian
dilakukan mulai dari banyaknya persediaan di pasar, kemudahan mendapatkannya,
dalam jumlah berapa banyak, ada tidaknya kemungkinan barang substitusi,
supplier, tingkat harga kebutuhan rutin usaha, dan seterusnya.
6. Pengertian
Teknologi
Teknologi informasi merupakan seperangkat alat yang
membantu anda bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang
berhubungan dengan pemrosesan informasi. Teknologi informasi adalah hal yang
tidak hanya terbatas pada teknologi komputer (perangkat keras
dan perangkat lunak) yang digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi,
melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi.
7. Peranan
Teknologi Informasi
Pada dasarnya peranan TI bagi setiap perusahaan bersifat unik dan spesifik.
Hal ini disebabkan karena masing-masing perusahaan memiliki strategi yang
berbeda satu dengan yang lainnya. Walaupun dua buah perusahaan misalnya berada
pada sebuah industri yang sama, namun peranan teknologi informasinya bisa
sangat berbeda. Teknologi informasi (TI), yang dikhususkan untuk pengolahan
data menjadi informasi yang bermanfaat bagi organisasi. Teknologi informasi
terus-menerus mengalami perkembangan baik dari segi bentuk, ukuran, kecepatan
dengan kemampuan untuk mengakses multimedia dan jaringan komputer.
Sistem teknologi informasi memberikan lima peran utama di dalam
organisasi:
a.
Meningkatkan
efisiensi, yaitu menggantikan manusia dengan teknologi di proses produksi.
b.
Meningkatkan
efektifitas, yaitu menyediakan informasi bagi para manajer di organisasi untuk
mendukung proses pengambilan keputusan dengan lebih efektif yang didasarkan
dengan informasi yang akurat, tepat waktu, dan relevan sehingga mendapat hasil
produksi yang akurat dan bebas dari cacat produksi sesuai dengan sasaran
produksi yang diinginkan.
c.
Meningkatkat
komunikasi, yaitu mengintegrasikan penggunaan sistem teknologi informasi dengan
menggunakan email dan chat.
d.
Meningkatkan
kolaborasi, yaitu dengan menggunakan video conference
dan teleconference.
e.
Meningkatkan
kompetitif, yaitu sistem teknologi informasi digunakan untuk
keunggulan kompetisi.



