DASAR-DASAR KEWIRAUSAHAAN
Kewirausahaan
merupakan suatu proses dalam melakukan atau menciptakan sesuatu yang baru
dengan cara kreatif dan penuh inovasi yang memberikan manfaat bagi orang lain
dan bernilai tambah.. Kewirausahaan merupakan sikap mental dan jiwa yang selalu aktif, kreatif,
berdaya, bercipta, berkarsa dan bersahaja dalam berusaha dalam rangka
meningkatkan pendapatan dalam kegiatan usahanya atau kiprahnya. Seseorang yang
memiliki jiwa dan sikap wirausaha selalu tidak puas dengan apa yang telah
dicapainya. Kewirausahaan memiliki beberapa dasar-dasar Para ahli yang mengemukakan kerakteristik kewirausahaan
dengan berbagai konsep yang berbeda-beda. Karakteristik wirausaha antara lain:
1. Komitmen
yang tinggi.
Kerja keras, dan agar sukses dalam meluncurkan
perusahaan, seorang wirausahawan harusmemiliki komitmen penuh. Para pendiri
bisnis sering kali membenamkan diri sepenuhnya dalamperusahaan mereka.
Kebanyakan wirausahawan harus melewati rintangan yang tampakmengecilkan hati
ketika meluncurkan perusahaan dan mempertahankan perkembangannya.Hal ini
memerlukan komitmen.
2. Toleransi
terhadap amibiguitas.
Para wirausahawan cenderung memiliki toleransi
tinggi terhadap situasi yang selalu berubahdan ambigu, lingkungan tempat kerja
kebanyakan dari mereka. Kemampuan untuk menanganiketidakpastian ini sangat
penting sebab dengan menggunakan informasi-informasi baru yangkadang-kadang
bertentangan yang diperoleh dari berbagai sumber yang tidak lazim.
3. Fleksibilitas.
Ciri khas wirausahawan sejati adalah kemampuan
mereka beradaptasi dengan perubahanpermintaan pelanggan dan bisnisnya. Dalam
ekonomi global yang berubah dengan cepat ini,kekakuan sering mengakibatkan
kegagalan. Dengan berubahnya masyarakat kita,orang-orangnya, dan seleranya,
para wirausahawan juga harus bersedia menyesuaikanbisnisnya untuk memenuhi
perubahan-perubahan ini. Ketika ide mereka gagal mengangkatharapan mereka, para
wirausahawan yang berhasil bisa langsung mengubahnya.
4 Keuletan.
Hambatan, rintangan, dan kekalahan umumnya tidak
menghalangi para wirausahawan yangbertekad baja menggapai visi mereka. Dan
mereka terus mencoba.
Keberhasilan atau
kegagalan wirausaha sangat dipengaruhi oleh bebagai faktor baik eksternal
maupun internal. Menurut Sujuti Jahja (1977), faktor internal yang berpengaruh
adalah kemauan, kemampuan, dan kelemahan. Sedangkan faktor yang berasal dari
eksternal diri perilaku adalah kesempatan atau peluang. Sikap kewirausahaan
meliputi keterbukaan, kebebasan, pandangan yang luas, berorientasi pada masa
depan, berencana, berkeyakinan, sadar, menghormati orang lain dan menghargai
pendapat orang lain. Masing-masing karakteristik kewirausahaan memiliki
makna tersendiri yang disebut nilai. Nilai-nilai kewirausahaan identik dengan
sistem nilai yang melekat pada sistem nilai manager. Ada empat nilai dengan
orientasi dan ciri-ciri masing-masing sebagai berikut:
- Wirausaha yang berorientasi kemajuan untuk memperoleh materi, ciri-cirnya pengambilan resiko, terbuka terhadap teknologi, dan mengutamakan materi.
- Wirausaha yang berorientasi pada kemajuan tetapi bukan untuk mengejar materi. Wirausaha ini hanya ingin mewujudkan rasa tanggung jawab, pelayanan, sikap positif, dan kreativitas.
- Wirausaha yang berorientasi pada materi, dengan berpatokan pada kebiasaan yang sudah ada, misalnya dalam perhitungan usaha dengan kira-kira, sering menghadap ke arah tertentu (aliran fengshui) supaya berhasil.
- Wirausaha yang berorientasi pada non-materi, dengan bekerja berdasarkan kebiasaan, wirausaha model ini biasanya tergantung pada pengalaman, berhitung dengan menggunakan mistik, paham etnosentris, dan taat pada tata cara leluhur.
Survei menunjukkan
bahwa para pemilik bisnis kecil meyakini bahwa mereka bekerja lebih keras,
menghasilkan lebih banyak uang, dan merasa lebih bahagia daripada bekerja untuk
orang lain atau perusahaan lain. Bahkan penelitian yang dilakukan oleh Gallup
Organization menemukan bahwa 86 persen dari pemilik bisnis kecil lebih memilih
memiliki perusahaan sendiri jika harus memulai dari nol. Sebelum mendirikan
usaha bisnis apa pun, setiap calon wirausahawan harus mempertimbangkan manfaat-manfaat
dari kepemilikan bisnis kecil.
1. Peluang untuk Menentukan Nasib Anda Sendiri
Memiliki perusahaan sendiri memberikan kebebasan
dan peluang bagi para wirausahawan untuk mencapai apa yang penting baginya.
Para wirausahawan ingin “mencoba memenangkan” hidup mereka, dan mereka
menggunakan bisnis mereka untuk mewujudkan keinginan itu. Seperti Dough
Danforth, para wirausahawan meraih penghargaan intrinsik dengan mengetahui
faktor pendorong di belakang bisnis mereka.
2. Peluang untuk Melakukan Perubahan
Semakin banyak wirausahawan yang memulai bisnis
karena mereka melihat peluang untuk membuat perubahan yang menurut mereka
penting. Mungkin berupa keinginan menyediakan perumahan murah yang layak untuk
keluarga di negara yang sedang berkembang atau mendirikan program daur ulang
untuk melestarikan sumber daya bumi yang terbatas, para usahawan kini menemukan
cara untuk mengkombinasikan kepedulian sosial mereka dengan keinginan untuk
memperoleh kehidupan yang lebih baik.
3. Peluang untuk Mencapai Potensi Sepenuhnya
Telalu banyak orang yang merasakan bahwa pekerjaan
mereka membosankan, tidak menantang, dan tidak menarik. Akan tetapi hal itu
tidak berlaku bagi wirausahawan ! bagi mereka tidak banyak perbedaan antara
bekerja dan bermain; keduanya sama saja. Bisnis-bisnis yang dimiliki para
wirausahawan merupakan alat untuk mengungkapkan dan mengaktualisasi diri.
Mereka mengetahui bahwa satu-satunya batasan terhadap keberhasilan mereka
adalah segala hal yang ditentukan oleh kreativitas, antusiasme, dan visi mereka
sendiri. Memiliki perusahaan sendiri membuat mereka merasakan adanya pemberdayaan.
Barbie Dallman memulai bisnis jasa riwayat hidup pada umur 30 tahun, setelah
meningggalkan rasa aman (dan percekcokan) yang diberikan perusahaan tempatnya
bekerja. Ia mengatakan, “Memulai perusahaan milik saya sendiri merupakan
kebangkitan spiritual. Saya menyadari apa yang penting bagi saya- mampu
mengikuti minat saya sendiri.
4. Peluang untuk Meraih Keuntungan yang
menakjubkan
Walaupun uang bukan daya dorong utama bagi
kebanyakan wirausahawan, keuntungan bisnis merupakan faktor motivasi yang penting
untuk mendirikan perusahaan. Kebanyakan wirausahawan tidak pernah menjadi super
kaya, tetapi banyak di antara mereka yang memang menjadi makmur. Pada
kenyataannya, hampir 75 persen dari mereka termasuk dalam daftar 400 orang
terkaya Amerika versi Forbes merupakan wirausahawan generasi pertama ! Menurut
penelitian Thomas Stanley dan William Danko, permilik perusahaan sendiri
mencapai dua per tiga dari jutawan Amerika. “Orang-orang yang bekerja untuk
diri sendiri memiliki peluang empat kali lebih besar untuk menjadi jutawan
daripada orang-orang yang bekerja untuk orang lain,” ujar Danko. Bisnis jutawan
biasanya bukan berupa perusahaan yang glamor dan berteknologi tinggi;
sebaliknya, malah tidak glamor – besi bekas, pengelasan, pengumpulan sampah,
dan sejenisnya.
5. Peluang untuk
Berperan dalam Masyarakat dan Mendapatkan Pengakuan atas Usaha Anda
Pemilik bisnis kecil sering kali merupakan warga
masyarakat yang paling dihormati dan paling dipercaya. Kesepakatan bisnis
berdasarkan kepercayaan dan saling menghormati adalah ciri perusahaan kecil.
Para pemilik perusahaan kecil menyukai kepercayaan dan pengakuan yang diterima
dari pelanggan yang telah mereka layani dengan setia selama bertahun-tahun.
Studi yang dilakukan oleh National Federation of Independent Business menemukan
bahwa 78 persen orang Amerika yakin bahwa bisnis kecil memberikan pengaruh
positif terhadap arah negara, hanya satu tingkat di bawah ilmu pengetahuan dan
teknologi.
6. Peluang untuk
Melakukan Sesuatu yang Anda Sukai dan Bersenang-senang dalam Mengerjakannya
Yang umumnya dirasakan oleh pemilik perusahaan
kecil adalah bahwa kegiatan kerja mereka yang sesungguhnya bukanlah kerja.
Kebanyakan wirausahawan yang berhasil masuk dalam bisnis tertentu sebab mereka
tertarik dan menyukai pekerjaan tersebut.mereka membuat hobi mereka menjadi
pekerjaaan mereka sehingga mereka senang melakukannya. Para wirausahawan ini
mengikuti nasihat Harvey Mc Kay: “Carilah pekerjaan yang Anda sukai dan anda
tidak akan pernah merasa terpaksa harus melakukannya sehari penuh dalam hidup
anda.” Yang menjadi penghargaan terbesar bagi wirausahawan bukanlah tujuannya,
melainkan perjalanannya. “memulai sebuah perusahaan merupakan hal yang sangat
sulit,” kata wirausahawan dan peneliti usaha kecil David Birch. “ Risikonya
sangat banyak; rasa khawatir sangatlah besar. Satu-satunya bisnis yang harus
anda mulai adalah bisnis di bidang yang paling anda minati. Bila tidak, anda
tidak akan tahan meneruskannya. Masukalh ke dalam [bisnis] karena anda
menggandrungi bidang itu.”




0 komentar:
Posting Komentar