Minggu, 29 Maret 2020

Dasar - Dasar Kewirausahaan

DASAR-DASAR KEWIRAUSAHAAN


Kewirausahaan merupakan suatu proses dalam melakukan atau menciptakan sesuatu yang baru dengan cara kreatif dan penuh inovasi yang memberikan manfaat bagi orang lain dan bernilai tambah.. Kewirausahaan merupakan sikap mental dan jiwa yang selalu aktif, kreatif, berdaya, bercipta, berkarsa dan bersahaja dalam berusaha dalam rangka meningkatkan pendapatan dalam kegiatan usahanya atau kiprahnya. Seseorang yang memiliki jiwa dan sikap wirausaha selalu tidak puas dengan apa yang telah dicapainya. Kewirausahaan memiliki beberapa dasar-dasar Para ahli yang mengemukakan kerakteristik kewirausahaan dengan berbagai konsep yang berbeda-beda. Karakteristik wirausaha antara lain:
1.   Komitmen yang tinggi.
Kerja keras, dan agar sukses dalam meluncurkan perusahaan, seorang wirausahawan harusmemiliki komitmen penuh. Para pendiri bisnis sering kali membenamkan diri sepenuhnya dalamperusahaan mereka. Kebanyakan wirausahawan harus melewati rintangan yang tampakmengecilkan hati ketika meluncurkan perusahaan dan mempertahankan perkembangannya.Hal ini memerlukan komitmen.
2.   Toleransi terhadap amibiguitas.
Para wirausahawan cenderung memiliki toleransi tinggi terhadap situasi yang selalu berubahdan ambigu, lingkungan tempat kerja kebanyakan dari mereka. Kemampuan untuk menanganiketidakpastian ini sangat penting sebab dengan menggunakan informasi-informasi baru yangkadang-kadang bertentangan yang diperoleh dari berbagai sumber yang tidak lazim.
3.   Fleksibilitas.
Ciri khas wirausahawan sejati adalah kemampuan mereka beradaptasi dengan perubahanpermintaan pelanggan dan bisnisnya. Dalam ekonomi global yang berubah dengan cepat ini,kekakuan sering mengakibatkan kegagalan. Dengan berubahnya masyarakat kita,orang-orangnya, dan seleranya, para wirausahawan juga harus bersedia menyesuaikanbisnisnya untuk memenuhi perubahan-perubahan ini. Ketika ide mereka gagal mengangkatharapan mereka, para wirausahawan yang berhasil bisa langsung mengubahnya.
4    Keuletan.
Hambatan, rintangan, dan kekalahan umumnya tidak menghalangi para wirausahawan yangbertekad baja menggapai visi mereka. Dan mereka terus mencoba.
Keberhasilan atau kegagalan wirausaha sangat dipengaruhi oleh bebagai faktor baik eksternal maupun internal. Menurut Sujuti Jahja (1977), faktor internal yang berpengaruh adalah kemauan, kemampuan, dan kelemahan. Sedangkan faktor yang berasal dari eksternal diri perilaku adalah kesempatan atau peluang. Sikap kewirausahaan meliputi keterbukaan, kebebasan, pandangan yang luas, berorientasi pada masa depan, berencana, berkeyakinan, sadar, menghormati orang lain dan menghargai pendapat orang lain. Masing-masing karakteristik kewirausahaan memiliki makna tersendiri yang disebut nilai. Nilai-nilai kewirausahaan identik dengan sistem nilai yang melekat pada sistem nilai manager. Ada empat nilai dengan orientasi dan ciri-ciri masing-masing sebagai berikut:
  1. Wirausaha yang berorientasi kemajuan untuk memperoleh materi, ciri-cirnya pengambilan resiko, terbuka terhadap teknologi, dan mengutamakan materi.
  2. Wirausaha yang berorientasi pada kemajuan tetapi bukan untuk mengejar materi. Wirausaha ini hanya ingin mewujudkan rasa tanggung jawab, pelayanan, sikap positif, dan kreativitas.
  3. Wirausaha yang berorientasi pada materi, dengan berpatokan pada kebiasaan yang sudah ada, misalnya dalam perhitungan usaha dengan kira-kira, sering menghadap ke arah tertentu (aliran fengshui) supaya berhasil.
  4. Wirausaha yang berorientasi pada non-materi, dengan bekerja berdasarkan kebiasaan, wirausaha model ini biasanya tergantung pada pengalaman, berhitung dengan menggunakan mistik, paham etnosentris, dan taat pada tata cara leluhur.
Survei menunjukkan bahwa para pemilik bisnis kecil meyakini bahwa mereka bekerja lebih keras, menghasilkan lebih banyak uang, dan merasa lebih bahagia daripada bekerja untuk orang lain atau perusahaan lain. Bahkan penelitian yang dilakukan oleh Gallup Organization menemukan bahwa 86 persen dari pemilik bisnis kecil lebih memilih memiliki perusahaan sendiri jika harus memulai dari nol. Sebelum mendirikan usaha bisnis apa pun, setiap calon wirausahawan harus mempertimbangkan manfaat-manfaat dari kepemilikan bisnis kecil.
1. Peluang untuk Menentukan Nasib Anda Sendiri
Memiliki perusahaan sendiri memberikan kebebasan dan peluang bagi para wirausahawan untuk mencapai apa yang penting baginya. Para wirausahawan ingin “mencoba memenangkan” hidup mereka, dan mereka menggunakan bisnis mereka untuk mewujudkan keinginan itu. Seperti Dough Danforth, para wirausahawan meraih penghargaan intrinsik dengan mengetahui faktor pendorong di belakang bisnis mereka.
2. Peluang untuk Melakukan Perubahan
Semakin banyak wirausahawan yang memulai bisnis karena mereka melihat peluang untuk membuat perubahan yang menurut mereka penting. Mungkin berupa keinginan menyediakan perumahan murah yang layak untuk keluarga di negara yang sedang berkembang atau mendirikan program daur ulang untuk melestarikan sumber daya bumi yang terbatas, para usahawan kini menemukan cara untuk mengkombinasikan kepedulian sosial mereka dengan keinginan untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik.
3.  Peluang untuk Mencapai Potensi Sepenuhnya
Telalu banyak orang yang merasakan bahwa pekerjaan mereka membosankan, tidak menantang, dan tidak menarik. Akan tetapi hal itu tidak berlaku bagi wirausahawan ! bagi mereka tidak banyak perbedaan antara bekerja dan bermain; keduanya sama saja. Bisnis-bisnis yang dimiliki para wirausahawan merupakan alat untuk mengungkapkan dan mengaktualisasi diri. Mereka mengetahui bahwa satu-satunya batasan terhadap keberhasilan mereka adalah segala hal yang ditentukan oleh kreativitas, antusiasme, dan visi mereka sendiri. Memiliki perusahaan sendiri membuat mereka merasakan adanya pemberdayaan. Barbie Dallman memulai bisnis jasa riwayat hidup pada umur 30 tahun, setelah meningggalkan rasa aman (dan percekcokan) yang diberikan perusahaan tempatnya bekerja. Ia mengatakan, “Memulai perusahaan milik saya sendiri merupakan kebangkitan spiritual. Saya menyadari apa yang penting bagi saya- mampu mengikuti minat saya sendiri.
4. Peluang untuk Meraih Keuntungan yang menakjubkan
Walaupun uang bukan daya dorong utama bagi kebanyakan wirausahawan, keuntungan bisnis merupakan faktor motivasi yang penting untuk mendirikan perusahaan. Kebanyakan wirausahawan tidak pernah menjadi super kaya, tetapi banyak di antara mereka yang memang menjadi makmur. Pada kenyataannya, hampir 75 persen dari mereka termasuk dalam daftar 400 orang terkaya Amerika versi Forbes merupakan wirausahawan generasi pertama ! Menurut penelitian Thomas Stanley dan William Danko, permilik perusahaan sendiri mencapai dua per tiga dari jutawan Amerika. “Orang-orang yang bekerja untuk diri sendiri memiliki peluang empat kali lebih besar untuk menjadi jutawan daripada orang-orang yang bekerja untuk orang lain,” ujar Danko. Bisnis jutawan biasanya bukan berupa perusahaan yang glamor dan berteknologi tinggi; sebaliknya, malah tidak glamor – besi bekas, pengelasan, pengumpulan sampah, dan sejenisnya.
5. Peluang untuk Berperan dalam Masyarakat dan Mendapatkan Pengakuan atas Usaha Anda
Pemilik bisnis kecil sering kali merupakan warga masyarakat yang paling dihormati dan paling dipercaya. Kesepakatan bisnis berdasarkan kepercayaan dan saling menghormati adalah ciri perusahaan kecil. Para pemilik perusahaan kecil menyukai kepercayaan dan pengakuan yang diterima dari pelanggan yang telah mereka layani dengan setia selama bertahun-tahun. Studi yang dilakukan oleh National Federation of Independent Business menemukan bahwa 78 persen orang Amerika yakin bahwa bisnis kecil memberikan pengaruh positif terhadap arah negara, hanya satu tingkat di bawah ilmu pengetahuan dan teknologi.
6. Peluang untuk Melakukan Sesuatu yang Anda Sukai dan Bersenang-senang dalam Mengerjakannya
Yang umumnya dirasakan oleh pemilik perusahaan kecil adalah bahwa kegiatan kerja mereka yang sesungguhnya bukanlah kerja. Kebanyakan wirausahawan yang berhasil masuk dalam bisnis tertentu sebab mereka tertarik dan menyukai pekerjaan tersebut.mereka membuat hobi mereka menjadi pekerjaaan mereka sehingga mereka senang melakukannya. Para wirausahawan ini mengikuti nasihat Harvey Mc Kay: “Carilah pekerjaan yang Anda sukai dan anda tidak akan pernah merasa terpaksa harus melakukannya sehari penuh dalam hidup anda.” Yang menjadi penghargaan terbesar bagi wirausahawan bukanlah tujuannya, melainkan perjalanannya. “memulai sebuah perusahaan merupakan hal yang sangat sulit,” kata wirausahawan dan peneliti usaha kecil David Birch. “ Risikonya sangat banyak; rasa khawatir sangatlah besar. Satu-satunya bisnis yang harus anda mulai adalah bisnis di bidang yang paling anda minati. Bila tidak, anda tidak akan tahan meneruskannya. Masukalh ke dalam [bisnis] karena anda menggandrungi bidang itu.”

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.